• GURUNYA MANUSIA (REPUBLISH)
Ketersediaan : Tersedia

GURUNYA MANUSIA (REPUBLISH)

    Deskripsi Singkat

    “Saya membuat lesson plan, tapi saat mengajar, semua rencana mengajar jadi kacau ….” “Semua siswa asyik sendiri, ribut, dan tidak memberikan perhatian. Saya merasa tidak diterima oleh mereka.” “Rasanya, pada pertemuan kemarin, saya telah mengajar dengan baik. Namun, hari ini, saat akan melanjutkan materi, mereka semua bilang, pelajaran yang kemarin… Baca Selengkapnya...

    Rp 120.000 Rp 102.000
    -
    +

    “Saya membuat lesson plan, tapi saat mengajar, semua rencana mengajar jadi kacau ….”
    “Semua siswa asyik sendiri, ribut, dan tidak memberikan perhatian.
    Saya merasa tidak diterima oleh mereka.”

    “Rasanya, pada pertemuan kemarin, saya telah mengajar dengan baik.
    Namun, hari ini, saat akan melanjutkan materi, mereka semua bilang, pelajaran yang kemarin lupa dan masih belum paham.”


    Inikah yang Anda alami? Kalau ya, sungguh sangat disayangkan. Padahal, menit-menit pertama dalam proses belajar adalah waktu terpenting untuk satu jam pembelajaran selanjutnya. Tahukah Anda bahwa hak mengajar itu ada di tangan siswa, bukan di tangan guru? Apabila siswa rela memberikan hak mengajar tersebut kepada seorang guru, sang guru pasti akan diterima oleh siswanya saat proses belajar berlangsung. Nah, guru harus “merebut” hak mengajar itu. Guru harus proaktif untuk memperoleh hak tersebut. Bagaimana caranya?

    Setelah berhasil dengan Sekolahnya Manusia, kembali Munif Chatib memaparkan konsep, tips, dan contoh-contoh untuk menjadi Gurunya Manusia, seorang guru sejati, guru yang dirindukan siswanya, guru profesional yang dapat menjalankan Sekolahnya Manusia. Berdasarkan belasan tahun pengalamannya di bidang pendidikan, dengan mudah, jelas, dan ringan, sang konsultan pendidikan dan manajemen ini mengungkapkan bagaimana:
    - Profesionalitas yang harus dimiliki guru
    Solusi manajemen waktu guru dalam bekerja, mengajar, dan belajar
    Fokus kepada kondisi peserta didik
    Mendesain pelatihan guru
    Mengajar dengan cara menyenangkan
    Menjelajah kemampuan siswa
    Memandang setiap peserta didik sebagai juara
    Menjadikan wali murid sahabat guru dan sekolah

    Dengan menjadi Gurunya Manusia, guru sebagai ujung tombak pendidikan di Sekolahnya Manusia akan menghasilkan generasi yang berkualitas.

    Tentang MUNIF CHATIB

    MUNIF CHATIB

    Munif Chatib adalah penulis buku bestseller Sekolahnya Manusia. Tahun 2009 adalah tahun yang luar biasa baginya sebab buku itu pertama kali dicetak. Pada tahun itu juga, konsultan pendidikan ini bertemu dan menjadi pembicara bersama gurunya, Bobbi DePorter, di aula kantor Kementerian Pendidikan. Hampir seribu guru hadir di ruangan itu. Pengalaman yang mengesankan saat itu, ketika penulis ini membubuhkan tanda tangan bersama Bobbi pada hampir 750 bukunya. Akhirnya, Bobbi DePorter juga bersedia memberikan endorsement pada buku selanjutnya yang berjudul Gurunya Manusia.
    Buku Sekolahnya Manusia diluncurkan pada 2 Mei 2009, pada hari Pendidikan Nasional di MP Book Point, Jakarta. Tepat satu tahun kemudian, 2 Mei 2010, Sekolahnya Manusia kembali dibedah dalam rangka memperingati hari Pendidikan Nasional di Pekalongan. Ternyata, bedah buku tersebut yang ke-42 kalinya sang penulis lakukan dalam kurun waktu satu tahun. 
    Saat ini, penggagas Sekolahnya Manusia ini menjabat sebagai CEO NEXT EDU Indonesia, sebuah lembaga konsultan dan pelatihan guru, baik di seluruh Indonesia maupun luar negeri, juga mengadakan perjalanan study tour ke beberapa negara, seperti Jepang, Finlandia, Rusia, Jerman, Prancis, dan Malaysia.
    Awal konsep Sekolahnya Manusia diterapkan pada tahun 2000 dengan berdirinya TK Bunga Bangsa Sidoarjo, sekolah inklusi yang menerima anak berkebutuhan khusus dengan pendekatan kurikulum Islamic Quantum Learning. Saat ini, TK Bunga Bangsa Sidoarjo sudah menjadi TK percontohan dan banyak dikunjungi oleh pemerhati dan penyelenggara pendidikan, baik dari berbagai kota di Indonesia maupun dari luar negeri. Pada 2012, penulis mendirikan SD Plus Mutiara Ilmu Pandaan Jawa Timur dengan konsep yang sama. Kemudian, pada 2015 mendirikan sekolah model di Cibubur Bekasi, bernama SMP-SMA School of Human, sekolah inklusi dan laboratorium penerapan konsep Sekolahnya Manusia secara nyata. Pada 2016, tantangan muncul kembali untuk membenahi sekolah boarding khusus laki-laki bernama SMPIT-SMAIT Insan Mandiri Cibubur. Sekolah ini diminati karena pendekatan kurikulumnya adalah Project Based Qurán. Dan pada 2017, bergabung menjadi dosen pengajar di Univeritas Nahdlatul Ulama Surabaya, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
    Selain sekolah-sekolah dari berbagai jenjang yang dibangun dan dikelola, penulis juga memberikan pelayanan konsultasi pendidikan kepada sekolah-sekolah yang membutuhkan. Hingga 2018, sudah ratusan sekolah yang berhasil menyelenggarakan pendampingan. Puncaknya adalah pada 2012-2016, mendampingi 400 lebih sekolah dasar negeri seluruh Kota Surabaya. “Pengalaman adalah guru terbaik, dan tidak ada sekolah yang tidak punya masalah. Namun, kita harus percaya, semua masalah pasti ada solusinya,” ujar Munif Chatib.
    Munif Chatib lewat NEXT EDU Indonesia akhirnya menyelenggarakan kuliah dengan program percepatan selama enam bulan untuk penyelenggara sekolah, direktur, kepala sekolah, dan guru. Kuliah tersebut bernama Guardian Angel (malaikat penyelamat) dan lulusannya mendapatkan gelar S2 setengah. Apa maksud setengah? “Setengah gila,” jawab Munif Chatib singkat. Kuliah Guardian Angel (GA) ini dimulai pada 2010, dan hingga 2018, sudah terselenggara sampai 30 angkatan, yang tersebar di berbagai kota, antara lain, Surabaya, Jakarta, Medan, Makassar, Samarinda, dan Banjarmasin.
    Munif Chatib tak lelah menyebarkan dan mengembangkan Multiple Intelligences Research (MIR) sebagai alat riset kecerdasan yang sangat dibutuhkan oleh setiap sekolah untuk mengetahui kondisi terbaik siswanya. MIR adalah dasar konsep Sekolahnya Manusia, sebagai konsep pendidikan yang humanis. Sekolah yang memandang semua siswanya adalah bintang. Dan, menjadikan semua gurunya sebagai aset terpenting dalam sebuah sekolah, menjadi Gurunya Manusia.
    Munif Chatib bisa dihubungi melalui [email protected][]

     




    Keunggulan Buku

    Penulis:
    Kompeten di bidangnya. Pakar dan praktisi pendidikan dan pengasuhan anak. Konsultan pendidikan dan pengelola sejumlah "sekolah manusia", bukan sekolah robot. Pemateri seminar dan pelatihan guru.
    Intisari hasil belajarnya adalah rumusan Sekolahnya Manusia sebagai sekolah unggul, yakni sekolah yang memandang tidak ada siswa yang bodoh dan semua siswanya merasakan tak ada satu pun pelajaran yang sulit.
    Buku karyanya:
    - Sekolahnya Manusia
    - Gurunya Manusia
    - Kelasnya Manusia
    - Orangtuanya Manusia
    - Semua Anak Bintang
    - Sekolah Anak-Anak Juara
    - Bella: Sekolah Tak Perlu Air Mata
    - Parent's Learn#2: Menikah Itu Ibadah
    - Parent's Learn#1: Biarkan Anak Bertanya
    - Romantika Guardian Angel Membangun Sekolahnya Manusia


    Isi: Menjadikan semua anak istimewa dan semua anak juara
    - Strategi Multiple Intelligences
    - Mengembangkan Apersepsi
    - Membentuk Guardian Angel
    - Mengajar dengan hati
    - Menjadi sosok yang menyenangkan bagi siswa
    - Meraih gelombang Alpha Siswa
    - Menjadi sekolah terbaik
    - Kiat praktis membuat Lesson Plan/Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) kreatif
    - Profesionalitas guru; sangat terkait dengan unsur manajemen kerja guru: bagaimana guru membuat perencanaan, kemudian mengaplikasikannya dengan mengajar di kelas, lalu harus ada evaluasi tentang kualitas pembelajaran itu hari demi hari.

    - Kualitas pendidikan
    - Tak ada guru yang tidak mampu mengajar
    - Tak ada siswa yang bodoh
    - Manajemen adalah jantung sekolah
    - Guru: manusia pembelajar
    - Guru berpenghasilan layak
    - Guru yang mengajar dengan hati
    - Mengajar dengan cara menyenangkan
    - Mendesain pelatihan guru
    - Menjadikan wali murid sahabat guru dan sekolah
    - Menjadi gurunya manusia
    - Quantum Teaching
    - Model pembelajaran
    - Spesial momen

    Pengantar oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI 2014-2016, Anies Baswedan
    "Kualitas Guru Adalah Kunci Utama Kemajuan Bangsa": Pengantar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI 2014-2016, Anies Baswedan
    - Pendidikan yang berkualitas akan mencetak generasi masa depan yang juga berkualitas.
    - Guru adalah ujung tombak proses pendidikan.
    - Bagaimana mencetak guru berkualitas?
    - Seorang guru mesti menguasai dua konsep dasar: kepengajaran (pedagogi) dan kepemimpinan.
    - Seorang guru harus selalu belajar untuk meningkatkan kualitas dirinya.
    - Buku Gurunya Manusia ini menjadi sumber menarik yang bermanfaat bagi para guru. Buku ini memberikan keseimbangan antara konsep, saran-saran praktis (tips), dan contoh-contoh sehingga buku ini menjadi menarik dibaca untuk para guru.
    - Dari segi konsep, buku ini memberikan konsep dan pengetahuan baru tentang pedagogi, mulai dari ilmu kepengajaran hingga penjelasan gelombang otak.
    - Bahkan pembaca bisa menemukan data menarik yang terkait dengan pendidikan.
    - Dari segi tips, buku ini memberikan banyak tips yang aplikatif dan sederhana, juga bermanfaat bagi para guru. Sebagai contoh, pembaca bisa memanfaatkan kertas kerja (worksheet) yang bisa digunakan untuk pekerjaan guru sehari-hari.
    - Masih ada contoh lain, di antaranya adalah bagaimana cara membagi waktu untuk pekerjaan sebagai guru.
    - Dan tidak lupa, pembaca bisa mempelajari beragam contoh menarik dari berbagai sumber tentang bagaimana proses pengajaran yang bagus. Contoh yang diberikan bisa bersumber dari dalam negeri dan luar negeri. Contoh-contoh ini tentu saja memperkaya pembaca untuk belajar lebih banyak.


     

    Resensi

    https://www.goodreads.com/book/show/12380503-gurunya-manusia
    https://www.kompasiana.com/inn3/57ec910490fdfdd822c9d156/sebuah-rangkuman-dari-bedah-buku-gurunya-manusia-di-uniba-balikpapan
    https://kompilasipendidikan.wordpress.com/artikel-pendidikan/gurunya-manusia-menjadi-guru-ideal/
    http://afifah-azzahro-elyahya.blogspot.com/2014/09/resume-buku-gurunya-manusia.html
    https://indonesiana.tempo.co/read/108331/2017/02/21/syekhamir/jadilah-gurunya-manusia
    https://erwinwidiyatmoko.wordpress.com/2012/08/13/ulasan-buku-gurunya-manusia/
    https://pendidikberpena.wordpress.com/2014/11/13/resensi-buku-gurunya-manusia/
    https://www.unesa.ac.id/gurunya-manusia-belajar-mengajar-dengan-hati
    https://www.facebook.com/schoolofhuman/posts/gurunya-manusia-reviewgurunya-manusia-mempunyai-paradigma-yang-sama-dalam-mendid/1112308972199431/
    https://radarpekalongan.co.id/29245/500-guru-ikuti-seminar-gurunya-manusia/

    Panduan penting dan berharga bagi para pendidik.
    Bobbi DePorter, Quantum Learning Network/SuperCamp

    Munif Chatib adalah seorang yang sangat committed dengan pengembangan pendidikan.
    Hati dan pikirannya ada di pendidikan.
    Anies Baswedan, Ph.D., Menteri Pendidikan & Kebudayaan RI 2014-2016

    Munif Chatib melakukan pekerjaan yang excellent, luar biasa, mengubah paradigma para guru dan orangtua dalam pembelajaran …
    tak hanya membatasi pada satu metode.
    Thomas Armstrong, Ph.D., Pakar Multiple Intelligences


    Munif Chatib adalah salah satu aset paling berharga dunia pendidikan kita saat ini.
    Tak hanya gagasan-gagasannya tentang pembaruan pendidikan di Indonesia sangat mendasar,
    passion, semangat, dan kerja-kerasnya sangat luar biasa.
    Dia begitu rajin menjajakan gagasan-gagasan-pembaruannya ke seluruh pelosok Indonesia,
    sering kali dengan menyisikan kepentingan pribadinya sendiri.
    Saya percaya, dunia pendidikan Indonesia berutang besar kepadanya.
    Menyusul kesuksesan buku Sekolahnya Manusia, buku Gurunya Manusia ini
    membawa gagasan-gagasan sang penulis ke level yang lebih tinggi lagi
    dalam upaya memperbaiki secara terus-menerus falsafah, konsep, sistem,
    dan praktik pendidikan di negeri ini. Memang, lebih dari sekadar gagasan yang filosofis
    atau konseptual, buah pemikiran Munif menukik sedalam-dalamnya
    hingga ke praktik-praktik pendidikan sehari-hari yang konkret.
    —Haidar Bagir,
    Aktivis Dunia Pendidikan, Ketua Yayasan Lazuardi Hayati


    Mas Munif Chatib tampil kembali dengan buku-unik yang menggebrak dunia pendidikan Indonesia.
    Gagasan lama bahwa inti pendidikan adalah guru, dicoba dibungkus dengan kemasan baru
    yang sangat dikuasainya: Mas Munif merumuskan Gurunya Manusia.
    Buku ini menekankan pada konsep kegiatan belajar-mengajar yang membuat guru
    dapat mencetak setiap anak didiknya—siapa pun itu—menjadi seorang juara!
    Hernowo,
    Penulis Mengikat Makna dan metode-metode baru kegiatan belajar-mengajar

    Beri ulasan produk ini

    Spesifikasi Produk

    SKU AC-52
    ISBN 978-602-487-005-8
    Berat 400 Gram
    Dimensi (P/L/T) 19 Cm / 24 Cm/ 0 Cm
    Halaman 280
    Jenis Cover Soft Cover

    Produk MUNIF CHATIB

















    Produk Rekomendasi